26.4 C
Sukabumi
Rabu, Juni 23, 2021

Semakin Brutal, Geng Motor Bacok Pemuda Asal Tipar Sukabumi

CITAMIANG – Deklarasi dan penandatanganan penolakan keberadaan Geng Motor yang dilakukan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Mapolres Sukabumi Kota, Selasa (25/5) lalu. Sepertinya harus benar benar serius dilaksanakan dilapangan oleh semua pihak, bukan sebatas seremoni saja.

Tak hanya itu, sikap tegas dan statmen Kepala Polres Sukabumi Kota, AKBP Sumarni yang menyebut akan menindak secara terukur, tembak di tempat para anggota Geng Motor yang telah membahayakan nyawa masyarakat dan petugas, hal itu juga harus menjadi catatan penting untuk memberikankan rasa kepercayaan warga. Jangan sampai hanya jadi peringatan saja, tanpa ada efek jera pelaku kejahatan jalanan.

Pasalnya, H+1 Pasca deklarasi penandatanganan dan penolakan itu. Aksi kejahatan brandalan bermotor kembali terjadi di Wilayah Hukum Polres Sukabumi Kota, Rabu (26/5) dini hari.

Seperti yang beredar dalam video yang tersebar di aplikasi Whats App dan Media Sosial (Medsos) Facebook yang diposting di salah satu group oleh seorang pemilik akun menyebut warga kembali dibuat khawatir karena adanya penyerangan oleh segerombolan geng motor. Akibat penyerangan itu, Dua lembar kaca rumah milik warga hancur dirusak, dan mereka pun sempat akan menyerang Pondok Pesantren. Peristiwa ini terjadi di Kelurahan Gedongpanjang, RT06 RW02, Kecamatan Citamiang Kota Sukabumi.

Ternyata, kejadian teror geng motor tak hanya di lokasi itu saja. Mereka pun menyerang salah seorang pemuda di Gang Sampong, Kelurahan Tipar, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi.

Kapolsek Citamiang, Iptu Suwaji, mengatakan, peristiwa terjadi sekitar pukul 04.00 WIB pada Rabu (26/05). Di Tipar, segerombolan geng motor itu tiba-tiba datang langsung menyerang korban berinisial GG (20) menggunakan senjata tajam.

“Kejadiannya subuh, bersamaan dengan di TKP yang di Jalan Gedong Panjang yang dilakukan oleh terduga kelompok bermotor,” kata Suwaji kepada wartawan usai mendampingi Kapolres Sukabumi, AKBP Sumarni, mengunjungi rumah korban.

Polisi menduga pelaku berjumlah delapan orang. Mereka menyerang korban secara bersama-sama dengan menggunakan senjata tajam. Akibatnya, korban mengalami luka bacok di kepala belakang, punggung, dan pinggang.

Suwaji mengatakan korban saat ini dalam perawatan intensif di Rumah Sakit R Syamsudin SH. “Kita masih lidik, mudah-mudahan pelaku akan segera kita tangkap karena kita berkomitmen untuk terus memberantas keberadaan kelompok geng motor. Sementara untuk korban akan kita bantu,” tandasnya. (IST)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

%d blogger menyukai ini: