25.3 C
Sukabumi
Selasa, November 30, 2021

Geng Motor Rusak Rumah Warga di Citamiang Sukabumi, Sepertinya tak Takut Tembak di Tempat

CITAMIANG – Aksi tak terpuji kembali dilakukan segerombolan pria yang diduga berasal dari kelompok Geng Motor, Rabu (26/5) dini hari.

Kali ini, aksi teror ini menimpa warga di Kelurahan Gedongpanjang, RT06 RW02, Kecamatan Citamiang Kota Sukabumi.

Terlihat, dalam tayangan vidio yang tersebar melalui aplikasi Whats App dan Media Sosial (Medsos) Facebook yang diposting di salah satu group oleh seorang pemilik akun menyebut warga kembali dibuat khawatir karena adanya penyerangan oleh segerombolan geng motor. Akibat penyerangan itu, Dua lembar kaca rumah milik warga hancur dirusak, dan mereka pun sempat akan menyerang Pondok Pesantren.

Dalam tulisannya, pemilik akun pun menjelaskan bahwa deklarasi dan penandatanganan penolakan keberadaan Geng Motor yang dilakukan oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) beserta tokoh agama dan ormas lainnya di Mapolres Sukabumi Kota, Selasa (25/5) lalu. Tak membuat efek jera para brandalan bermotor tersebut.

Dia pun khawatir, kejadian yang sama saat malam takbir perayaan Idul Fitri 1442 Hijriah lalu di Kecamatan Sukaraja Kabupaten Sukabumi akan terulang kembali. “Kami takut bu, pa? Apa yang harus kami lakukan, apakah masyarakat harus turun ke jalan untuk swiping mencari keberadaan mereka, seperti d kota kota lain! Kami takut, kami tidak punya senjata seperti mereka! Apakah setiap malam masyarakat harus stanbay di jalananan, untuk membantu tugas kepolisian?,” kata dia.

Sepertinya kehawatiran warga cukup beralasan, dalam video yang beredar, terlihat Salah satu di antara mereka membawa dan mengayunkan senjata tajam berukuran panjang ke aspal.

Seperti yang dijelaskan dalam postingannya akun tersebut.

Asalamualaikum wr, wb

Semangat pagi, sehat selalu untuk kita semua, semoga selalu di beri perlindungan, amin.
Ijin melaporkan, sehubungan dengan DEKLARASI PENOLAKAN BERANDAL MOTOR DI KOTA SUKABUMI oleh ibu KAPOLRES dan jajarannya instansi terkait lainnya, tokoh agama, dan ormas yang hadir pada selasa 25 mei 2021 kemarin, teryata tidak memberi efek jera bagi mereka, seperti di anggap angin lalu oleh mereka,
“Kepada yang terhormat IBU KAPOLRES SUKABUMI KOTA DAN JAJARANNYA, malam tadi warga gedong panjang Rt/Rw 06/02 citamiang kota sukabumi di buat khawatir karena ada penyerangan segerombolan geng motor, 2 lembar kaca rumah warga hancur d bacok/rusak oleh mereka, dan sempat menyerang pondok pesantren.
apakah dengan kejadian tersebut akan terulang kembali, seperti kejadian di sukaraja pada malam takbir lalu, kami takut bu, pa? Apa yang harus kami lakukan, apakah masyarakat harus turun ke jalan untuk swiping mencari keberadaan mereka, seperti d kota kota lain!
Kami takut, kami tidak punya senjata seperti mereka! Apakah setiap malam masyarakat harus stanbay di jalananan, untuk membantu tugas kepolisian?

Kepada yang Terhormat :


1. H. Achmad Fahmi ( Walikota Sukabumi )


2. H. Kamal Suherman ( Ketua DPRD Kota Sukabumi )


 3. Yudha Sukmagara ( Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi )


4. Bpk. Thomas Tarigan SH., MH ( Kepala Pengadilan Negeri Kota Sukabumi )

5. Bpk. Yudi Yustiawan ST MT ( Kaban Kesbangpol Kota Sukabumi )

6. Bpk. Dody Lukman Meidianto, S.Pd ( Kaban Kesbangpol Kabupaten Sukabumi )

7. Kapten inf Fery ( mewakili Dandim 0607/ Kota Sukabumi )

8.Jajaran Kapolsek Wilayah Hukum Sukabumi Kota.

9. Jajaran Danramil Wilayah Rayon Kota Sukabumi.

10. KH. Fajar Laksana ( Pimp. Ponpes Dzikir Al-Fath )

11. Unsur Ormas BPPKB Kota Sukabumi.

13. Unsur Yayasan Sapujagat Sukabumi.

12. Unsur Ormas Pemuda Pancasila Kota Sukabumi.

14. Unsur Ormas DPD Garis Sukabumi Raya.

15. Unsur Ormas GOIB Sukabumi.

16. Unsur Ormas Gempar Sukabumi

17. Unsur Ormas Laskar Fisabilillah

Terimakasih atas perhatiannya

Sementara itu, Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sumarni, angkat bicara terkait viralnya video tersebut. Ia menegaskan, polisi sedang menyelidiki kasus ini.

“Kami sedang selidiki pelaku, Insya Allah,” singkat Sumarni.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

Dewan Pertanyakan Status Blacklist Eks Buruh GSI

PALABUHARATU - Ketua komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Hera Iskandar mempertanyakan, status blacklist terhadap eks buruh PT. Glostar Indonesia (GSI) Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi. Untuk...