26.4 C
Sukabumi
Rabu, Juni 23, 2021

PKL Segera Ditertibkan, 30 Juli Pedagang Harus Masuk Kios Pasar Pelita Modern Sukabumi

Giring PKL Masuk Pasar Modern Pelita
*Jelang Rampungnya Pembangunan

SUKABUMI – Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian (Diskopdagrin) Kota Sukabumi, bakal segera menertibkan seluruh pedagang eks Pasar Modern Pelita dan pedagang kaki lima (PKL) yang berada sekitar pasar. Mereka digiring agar segera memanfaatkan kios yang sudah ada seiring pembangunannya yang direncanakan rampung pada akhir Juli mendatang.

Kepala Diskopdagrin Kota Sukabumi, Ayi Jamiyat, mengatakan pada 30 Juli 2021 mendatang, para pedagang eks Pasar Modern Pelita dan PKL harus ditertibkan. “Ya, kami berkomitmen pada 30 Juli nanti para pedagang yang berada di sekitar pasar harus sudah ditertibkan. Bahkan PKL yang berada di 12 titik jalan juga harus sudah tertib,” kata Ayi usai sosialisasi Pasar Modern Pelita Sukabumi, kemarin (9/6).

Dalam upaya pengalihan para pedagang, lanjut Ayi, pemerintah akan terus menyosialisasikan agar pedagang ini segera berkoordinasi dengan PT Fortunindo Artha Perkasa (FAP) terkait dengan pemanfaatan kios. “Karena penertiban akan segera dilakukan, maka pedagang mau tidak mau segera membeli kios yang ada untuk tempat berjualan nanti,” ujarnya.

Namun, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi masih menunggu Sertifikat Laik Fungsi (SLF) sebelum Pasar Modern Pelita dapat digunakan. “Tentunya sebelum digunakan tim independen akan melakukan pengecekan hingga keluar SLF. Kalau sudah kelar, baru mungkin pedagang mulai bisa mengisi kios. Intinya kami menunggu pembangunan sampai 100 persen baru mulai memikirkan pedagang untuk masuk,” paparnya.

Salah seorang perwakilan perusahaan, Chandra Adhitama, mengaku optimistis proses pembangunan yang tinggal hanya sekitar lima persen ini dapat diselesaikan sesuai jadwal yang sudah ditetapkan yakni akhir Juli mendatang. “Kami bahu membahu bersama para pedagang untuk membuat Kota Sukabumi lebih tertib lagi,” ungkapnya

Terkait pedagang yang keberatan terhadap harga kios, tentunya PT FAP memiliki skema bagaimana meringankan pedagang agar semuanya bisa memiliki kios ataupun los. “Bagi pedagang yang baru masuk memang ada harga khusus yang tentunya beda dengan harga pedagang lama. Misalnya, harga kios untuk pedagang lama sebesar Rp19 juta dan los seharga Rp28 juta per unitnya. Kami optimistis, pada akhir Juli pembangunan bisa selesai,” pungkasnya. (ist/rls)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

%d blogger menyukai ini: