20.9 C
Sukabumi
Rabu, September 22, 2021

Pasar Palabuhanratu tak Jadi Tutup, Tetap Buka Tapi Waktu Berjualan Dibatasi

PALABUHANRATU – Pemkab Sukabumi kembali mempertimbangkan penutupan sementara pedagang Lapak Non Sembako di Pasar Semi Modern (PSM) Palabuhanratu di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Saat ini, pihak Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) PSM Palabuhanratu merubah skema dengan membatasi pengoprasian para pedagang non sembako di lokasi pasar tersebut.

Pertimbangan tak jadi adanya penutupan ini berdasarkan kebijakan Forkopimda Kabupaten Sukabumi setelah Persatuan Warga Pasar (Perwapas) dan DPD Asosiasi Pedagang pasar seluruh Indonesia (APSI) mendatangi dan berkoordinasi dengan ketua serta perwakilan Fraksi DPRD Kabupaten Sukabumi, Rabu (14/07) malam.

“Jadi, sekarang aktivitas dipasar dibatasi untuk non sembako tutup sampai pukul 14:00 WIB dengan seper waktu satu jam hingga pukul 15:00 WIB untuk pelaksanaan penutupan. Sementara untuk pedagang sembako harus tutup pada pukul 16:00 WIB dengan syarat menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) yang ketat,” ungkap Kepala UPTD PSM Palabuhanratu, Wisnu Wardana kepada Sukabumi Ekspres, Kamis (15/07) lalu.

Selain itu lanjut dia, pedagang wajib menyediakan Handsanitaizer dan masker ditempat jualan mereka. Bagi yang melanggar akan dikenakan sangsi sosial berupa pushup oleh Satpol PP Kabupaten Sukabumi. “Kebijakan ini berlaku mulai hari ini hingga tanggal (20/07) mendatang, disesuaikan dengan pelaksanaan PPKM darurat Jawa-Bali di Kabupaten Sukabumi, untuk selanjutnya menunggu keputusan dari pemerintah daerah,” jelasnya.

Sementara Ketua Perwapas Palabuhanratu, Maidin menegaskan, ia bersama APSI mendatangi Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara di kediamannya untuk meminta kebijakan kelonggaran atas aturan penutupan pedagang non sembako di pasar Palabuhanratu.

“Kita mendatangi ketua DPRD dan Alhamdulillah responnya bagus, beliau merespon dan langsung berkoordinasi dengan forkopimda baik Polres dan yang lainnya. Hasilnya aktivitas pasar di Palabuhanratu masih bisa dilakukan dengan aturan baru, dan kami sangat megapresiasinya,” tandasnya.

Reporter : Wafik Hidayat

Redaktur  : Nendi Cahya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

%d blogger menyukai ini: