20.9 C
Sukabumi
Rabu, September 22, 2021

Bapak Dua Anak di Gegerrbitung Nekad Akhiri Nyawa dengan Gantung Diri

GEGERBITUNG – Sesosok pemuda berinisial SI (28) ditemukan tewas gantung diri di Kampung Pasir Banteng, RT02 RW03, Desa Cijurei, Kecamatan Gegerbitung, Sabtu (17/07) lalu. Peristiwa ini sempat membuat geger warga setempat.

Camat Gegerbitung (Gerbi), Yanti Budiningsih mengatakan, perisitwa ini pertama kali diketahui oleh penjual asongan bernama Arif (20) warga Kampung Pasir Banteng, RT 02/03, Desa Cijurei, Kecamatan Gegerbitung sekira pukul 14.30 WIB. “Saat saksi mata hendak berjualan, ia melihat kedua anak korban menangis. Kemudian mendekati dan melihat korban sudah gantung diri di dekat pintu dapur rumah menggunakan tali tambang,” kata Yantim, Minggu (18/07) kemarin.

Korban nekad mengakhiri hidup dengan gantung diri dengan menggunakan tambang plastik warna biru merah di bambu plapon dapur rumah orang tuanya. “Jadi, sewaktu saksi mata itu melihat korban, ia langsung berteriak dan memberitahu kepada warga setempat. Tak lama setelah itu warga langsung lapor kepada pihak kepolisian,” tandasnya.

Berdasarkan hasil pengecekan pihak dokter Puskesmas Gegerbitung, ujar Yanti, tak ditemukan adanya bekas-bekas kekerasan ditubuh korban. “Sewaktu petugas meninjau ke lokasi, lidah korban sudah menjulur, air liur menetes, kedua belah tangan mengepal dan keluar air mani dari kemaluannya. Hal ini, menurut keterangan tim medis merupakan ciri-cirinya mirip dengan orang gantung diri,” bebernya.

Saat disinggung mengenai penyebab korban nekad gantung diri. Yanti menjawab, tak bisa memberikan keterangan secara resmi. “Penyebabnya kita belum tahu secara pasti. Hanya saja, saat dilakukan pengecekan ke hand phone milik korban ditemukan chat di aplikasi WhatsApp milik korban. Chat yang korban kirim kepada istrinya yang bekerja di Saudi Arabia tak pernah di balas dan kalau di balas pun lama. Seolah-olah istrinya kurang merespon,” pungkasnya. (IST)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

%d blogger menyukai ini: