20.9 C
Sukabumi
Rabu, September 22, 2021

Komisi IV DPRD Sukabumi Kembali Tinjau Penerapan PPKM Darurat di Sejumlah Perusahaan

PALABUHANRATU – Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi melakukan monitoring penerapan peraturan Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat di beberapa perusahaan, Puskesmas dan Rumah Sakit. Dalam kunjungannya, para anggota DPRD didampingi mitra kerja Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Satpol PP, para Camat, Kapolsek serta Danramil setempat.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Hera Iskandar mengatakan, perusahaan-perusahaan sudah menerapkan aturan PPKM darurat dengan baik, Mulai dari penerapan Protokol Kesehatan (Prokes), test swab antigen kepada tamu hingga jumlah karyawan 50 persen dari kapasitas telah mereka berlakukan. “Dari hasil kunjungan Kami terhadap beberapa perusahaan, mereka sudah menerapkan prokes. Bahkan ada perusahaan yang melakukan test swab antigen kepada tamu yang berkunjung ke perusahaan tersebut,” kata Politikus Partai Gerindra tersebut kepada Sukabumi Ekspres, Selala (20/07).

Namun untuk puskesmas, terdapat beberapa catatan. Diantaranya, salah satu puskesmas di Kecamatan Cicurug harus menutup layanan karena tenaga kesehatan (nakes) banyak yang terpapar Covid 19. “Untuk nakes yang tersisa, mereka konsen merawat pasien positif Covid-19 di puskesmas tersebut,” jelasnya.

Selain itu sambung dia, disalah satu puskesmas yang lain terdapat 9 nakes yang sudah terpapar. Akan tetapi masih membuka layanan karena banyak masyarakat berobat untuk mendapat pasilitas kesehatan.

Berdasarkan hasil pantauan ke rumah sakit daerah maupun swasta antrian pasien di instalasi gawat darurat (IGD) sangat penuh. Tak jarang pasien yang datang harus mengantri untuk mendapatkan giliran penanganan kedaruratan. “Begitu juga fasilitas tempat tidur periksa di IGD sudah full terpakai, tak jarang pasien harus menunggu di kursi roda. Belum lagi ketersediaan tempat tidur terutama di ruang isolasi, dan yang paling penting adalah ketersediaan oksigen di rumah sakit sangat minim dan menerapkan sistem bergiliran,” paparnya.

Melihat kondisi itu ia mengaku, merasa prihatin dan berharap masalah itu harus segera ditangani serius. Serta mengajak masyarakat untuk bahu membahu mensukseskan PPKM darurat dengan melaksanakan aturannya. “Untuk Satgas Covid 19 harus memberikan data yang akurat, agar menjadi referensi pemerintah untuk memperpanjang PPKM darurat atau tidak. Terutama bagaimana cara menangani pasien di rumah sakit yang sudah penuh ini,” pungkasnya.

Reporter : Wafik Hidayat

Redaktur : Nendi Cahya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

%d blogger menyukai ini: