20.9 C
Sukabumi
Rabu, September 22, 2021

Dampak PPKM, Omzet Pedagang di Pasar Palabuhanratu Turun Drastis

PALABUHANRATU – Pedagang di Pasar Semi Modern (PSM) Palabuhanratu mengeluh, pendapatannya terus menurun Pasca penerapan peraturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa Bali di Kabupaten Sukabumi. Saat ini kondisinya sepi pembeli, hingga pembatasan waktu beroperasi menjadi faktor turunnya omzet mereka.

Terlebih pemerintah pusat telah memperpanjang PPKM darurat sampai 25 Juli mendatang, Pemerintah Kabupaten Sukabumi sendiri “Penghasilan terus turun sejak aturan PPKM darurat, apalagi pas di berlakukan pembatasan jam operasional. Biasanya sehari bisa mendapat penghasilan Rp500 ribu kali ini paling Rp 200 ribu. Itupun penghasilan kotor, belum ngasih buat yang bantu jualan,” kata pedagang bumbu dapur dan sayuran Wildansyah.

Menurutnya, untuk mengantisipasi kerugian yang cukup besar akibat kurangnya pembeli, ia terpaksa harus mengurangi barang jualannya karena bumbu dapur akan busuk kalau tidak terjual. “Barang jualan saja saya kurangi, karena tak busuk kalau tidak terjual. Kalau busuk bukannya untuk malah rugi nantinya,” terangnya.

Sementara itu, pedagang pakaian Reni Agustin menambahkan. Akibat pemberlakuan aturan PPKM darurat banyak pedagang memilih menutup tempat usahanya, Karena tak ada pembeli sehingga tidak mendapatkan penghasilan. “Ya, ada beberapa pedagang yang terpaksa harus menutup tokonya. Karena gak ada yang beli, dan Itu terjadi setelah ada aturan pembatasan waktu berjualan beberapa waktu lalu,” tuturnya.

Terkait perpanjangan PPKM darurat ia mengaku, pasrah dan terpaksa akan mengikuti peraturan tersebut. Meski akibatnya pendapatan dia diprediksi akan terus menurun. “Mau gimana lagi, kalau di perpanjang mau tidak mau kita harus mengikuti aturan itu. kami bisa apa, tapi saya berharap pemerintah memberlakukan aturan lain tidak seperti saat ini,” pungkasnya.

Reporter : Wafik Hidayat

Redaktur : Nendi Cahya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

%d blogger menyukai ini: