25.3 C
Sukabumi
Selasa, November 30, 2021

Disdikbud Kota Sukabumi Kebut Verifikasi Jelang PTM Terbatas

SUKABUMI – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi kebut pelaksanaan verifikasi sekolah yang ditargetkan selesai pada 10 September. Upaya itu merupakan langkah memastikan kesiapan digelarnya pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Sekretaris Disdikbud Kota Sukabumi, Yemmy Yohanni, menjelaskan di Kota Sukabumi terdapat sebanyak 122 SD dan 38 SMP. Untuk memverifikasinya, Disdikbud membentuk 15 tim yang terdiri dari berbagai unsur di lingkungan pendidikan. “Untuk jumlah sekolah yang sudah terverifikasi hingga hari ini (kemarin) sudah ada 50 lembaga,” kata Yemmy, kemarin (7/9).

Setiap sekolah wajib mengajukan diri diverifikasi kesiapannya untuk menggelar PTM terbatas. Setiap sekolah berkolaborasi dengan Puskesmas yang ada di masing-masing wilayah untuk menyiapkan sarana prasarana yang sesuai prokes. “Ada banyak item yang diverifikasi sesuai SKB 4 Menteri, di antaranya kesiapan sarana prasarana yang sesuai dengan prokes,” jelasnya.

Jika semua sekolah sudah selesai diverifikasi, tambah Yemmy, bukan berarti PTM di sekolah dapat langsung dilaksanakan. Disdikbud Kota Sukabumi akan melaporkannya kepada kepala daerah selaku Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19. “Kita akan tunggu instruksi dari pimpinan dulu. Setelah itu dilaksanakan rapat kordinasi dulu,” pungkasnya.

Sesuai surat edaran bernomor: 421/848/Bid.Dikdas/IX/2021 yang diterbitkan 4 September 2021 disebutkan, mekanisme PTM terbatas dilaksanakan setelah adanya verifikasi. Pada prosesnya, verifikasi menilai kesiapan sekolah menyangkut protokol kesehatan dan teknis pembelajaran yang sudah ditetapkan pemerintah. Verifikasi ini dilaksanakan pada sekolah yang sudah mengajukan permohonan PTM terbatas. (job3/mg2)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

Dewan Pertanyakan Status Blacklist Eks Buruh GSI

PALABUHARATU - Ketua komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Hera Iskandar mempertanyakan, status blacklist terhadap eks buruh PT. Glostar Indonesia (GSI) Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi. Untuk...