25.3 C
Sukabumi
Selasa, November 30, 2021

Polres Ungkap Kasus Pengedar Narkotika

PALABUHARATU – Enam orang tersangka penyalahgunaan obat-obatan terlarang atau narkotika berhasil diungkap Polres Sukabumi sepanjang bulan Oktober tahun ini, mereka berinisial DH, SM, MA, LH, ZL dan YH.

Kapolres Sukabumi, AKBP Dedy Dharmasraya Nawirputra mengatakan, saat ini ke Enam pelaku ditahan untuk menunggu proses selanjutnya. Sementara dari sebanyak itu, Tiga diantaranya merupakan pelaku penyalahgunaan narkotika jenis Ganja. “Dari ketiga pelaku ini kita mengamankan barang bukti (BB) ganja kering siap edar seberat 86 gram,” ungkapnya saat ekpose di Makopolres Sukabumi, Selasa (19/10) lalu.

Sedangkan, dua orang lainnya merupakan pelaku penyalahgunaan Narkotika jenis Sabu-sabu. Satnarkoba berhasil mengamankan 31,95 gram sabu dari tangan kedua tersangka. “Untuk satu orang lagi, adalah tersangka kasus obat keras terbatas. BB yang berhasil disita sebanyak 2.362 butir obat-obatan terlarang,” tandasnya.

Tersangka penyalahgunaan sabu dan ganja dikenakan Pasal 114 atau pasal 111 dan atau pasal 112 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman kurungan 4 tahun penjara. “Untuk tersangka tindak pidana penyalahgunaan obat-obatan terlarang dikenakan Pasal 196 dan atau Pasal 197 UU RI Nomor 36 tahun 2009, tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman kurungan 15 tahun penjara,” paparnya.

Dedy mengaku, Sejak dia menjabat Kapolres Sukabumi sekitar 2,5 bulan ini. Personilnya berhasil mengungkap 33 kasus penyalahgunaan narkoba, dan mengamankan 43 orang tersangka yang telah diproses. Dari pengungkapan ini, BB yang berhasil diamankan yaitu sabu-sabu seberat 109,77 gram, Ganja kering 184, 6 gram, sinte 122, 28 gram dan obat keras terlarang 7.126 butir.

Di sisi lain, Kasat narkoba polres Sukabumi AKP Kusmawan menambahkan semua pelaku berstatus pengedar dengan satu orang diantaranya adalah residivis. Barang haram itu mereka dapat dari pemasok yang berbeda sesuai kasusnya masing-masing. “Jadi, antara tersangka Sabu, Ganja dan obat terlarang ini tidak terkait. Mereka beroperasi masing-masing, tersangka rata-rata berprofesi sebagi pekerja serabutan,” pungkasnya. (mg1)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

Dewan Pertanyakan Status Blacklist Eks Buruh GSI

PALABUHARATU - Ketua komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Hera Iskandar mempertanyakan, status blacklist terhadap eks buruh PT. Glostar Indonesia (GSI) Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi. Untuk...